News Update :

MATI PUN MASIH MENIPU

MATI PUN MASIH MENIPU

Dahulu ,hiduplah seorang yang suka merugikan orang lain.Mereka memanggil orang itu dengan sebubtan penipu,ia biasa keluar masuk pasar untuk menipu orang,Suatu hari penipu itu mendatangi seorang yang tak dikenalnya.Ia mengucap salam dan menjabat tangan orang itu.’’Anda adalah teman ayah ku,hari ini aku ingin menyambut anda sebagai tamuku ....’’kata penipu itu
Saya mengenal engkau maupn oranag tuamu,ujar lelaki itu.Mereka kemudian memasuki sebuah warung,penipu itu mengambil sebuah roti dan makanan semisalnya,adat negri itu pembeli tak harus membayar terlebih dahulu kecuali selesai sesuda selesai makan.
Ketika makananya sisa sesuap,penipu itu keluar dengan pura-pura mau buang air kecil, ketika orang yang dianggap tamunya sipenipu itu hendak keluar warung juga,tiba-tiba sipemilik warung menahannya dan meminta untuk membayarnya,;saya tamu si pulan kata orang itu.
‘’Aku tak mau tau siapa yang menjadi tamu maupun orang yang menerima tamu.Yang penting anda harus membayar semua makanan yang sudah kalian makan,’’kata pemilik warung dengan memaksa,
Maka orsang itu membayar semua makanan yang sudah mereka makan ,memang sipenipu itu selalu menipu,sehingga suatu saat ia sakit,’’dan merasa ajal akan menjemputnya penipu itu mengupah dua orang masing-masing satu dinar untuk melakukan sesuatu,‘’jika nanti aku mati ,kau harus besrada dibelakang jenasadku hingga penguburan selesai.
Keetika penipu itu benar-benar meninggal dunia,dua orang yang udah diupahnya dulu,ikut dibelakang jenajah dan berkata seperti yang telah dipesankan oleh sipeniu itu mereka mengatakan hal itu sampai penguburan selesai.
Saat penipu itu telah berada didalam kubur,datanglah malaikat kubur untuk meminta pertanggungjawaban perbuatannya,tiba-tiba terdengarlah seruan ;Tinggalkan hambaku dia memang penipu dan hidupnya selalu melakukan penipuan,bahkan disaat dia mati,tetapi dia telah diampuni karna dua orang sekalipun mereka menerima upah.
Share this Article on :

SAHABAT

 

© Copyright SAHABAT JILID 2 2008-2009 | Design by Thobrie | Published by google Templates | Powered by Blogger.com.