Kritis
Sikap kritis dapat dijelaskan secara sederhana melalui contoh berikut. Jika seandainya kaki kita terinjak oleh orang lain dan kita merasa sakit, namun yang dilakuakn oleh orang yang terinjak tadi hanya menyengir (senyum), berarti itu tidak keritis. Maka ketika terinjak dan menjerit atau berkata pada orang yang menginjak’’ma’af pak, kaki saya terasa sakit karena terinjak bapak !’’ Itu berarti kita sudah melakukan sikap keritis. Dalam hal ini, sikap keritis bukanlah suatu sikap yang negatif, melainkan sikap alamiah yang ada pada diri manusia.





